Sumbangan Tulisan

Terima kasih Anda telah mengunjungi blog ini. Semoga Anda terinspirasi untuk Diam Sejenak 'tuk merenungkan hidup ini.

Kirimkan renungan/refleksi/pengalaman iman Anda ke blog ini untuk ditampilkan agar pembaca terinspirasi. Anda bisa mengirimkan ke email: diamsejenak@gmail.com

kategori

Rabu, 02 Januari 2008

[RENUNGAN] Kamis, 3 Januari 2008

Yohanes 1:29-34

Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya: “Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia...”

“Kamu mau menjadi apa kalau sudah besar?” tanya Rm. Roy kepada anak TK. Anak itu menjawab: “Saya ingin menjadi artis supaya terkenal.” Rm. Roy merasa terheran-heran atas jawaban itu. Dia heran karena betapa jawaban polos anak kecil itu mewakili keinginan dan usaha banyak orang untuk menjadi orang yang terkenal.... banyak orang yang menarik simpati supaya dia lebih terkenal dibandingkan dengan yang lain, bahkan dengan temannya sendiri.

Yohanes Pembaptis tampil sebagai pribadi yang tidak gila ketenaran dan kehormatan. Dia sadar akan perutusannya, yakni “mempersiapkan dan membuka” jalan bagi Tuhan Yesus. Yohanes Pembaptis tidak menggunakan kesempatan baik yang dimilikinya untuk mengarahkan orang lain kepada dirinya sendiri. Tetapi dia mengarahkan semua orang kepada Yesus: Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia...”. dan lagi dia berkata: “Aku telah melihat-Nya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!”.

Dalam kehidupan keseharian, apakah kita hanya mencari ketenaran diri kita sendiri? Apakah kita hanya mewartakan diri kita sendiri? Adakah kita bersaksi dengan rendah hati akan kehadiran Allah di dalam hidup kita yang kita alami lewat karya dan kebaikannya kepada kita? Kita sebagai orang kristen dipanggil untuk memberi kesaksian seperti Yohanes tentang Tuhan Yesus dan segala karya-Nya. (bastian-wawan, cm)

Tidak ada komentar: