Sumbangan Tulisan

Terima kasih Anda telah mengunjungi blog ini. Semoga Anda terinspirasi untuk Diam Sejenak 'tuk merenungkan hidup ini.

Kirimkan renungan/refleksi/pengalaman iman Anda ke blog ini untuk ditampilkan agar pembaca terinspirasi. Anda bisa mengirimkan ke email: diamsejenak@gmail.com

kategori

Selasa, 01 Januari 2008

MELIBATKAN TUHAN DALAM RENCANA HIDUPMU

Lukas 2:16-21

Jika Anda pergi ke suatu tempat yang belum pernah Anda datangi, Anda akan mencari informasi tentang tempat itu. Informasi itu diharapkan dapat memberi gambaran yang menyeluruh dan pasti agar Anda dapat merencakan perjalanan dengan baik. Demikian juga ketika meninggalkan tahun 2007 dan memasuki tahun 2008, kita membutuhkan kepastian tentang hari-hari yang akan kita jalani di tahun baru ini. Apakah kita perlu meletakkan rencana hidup kita pada informasi paranoramal tentang tahun 2008?

Mari kita belajar dari para gembala, Maria dan Yusuf! Para gembala segera berangkat ke Betlehem setelah mendapat kabar dari Malaikat Tuhan tentang kelahiran Juruselamat, yaitu Yesus Tuhan (Luk 2:8-15). Mereka membiarkan hidupnya dituntun oleh Allah menurut rencana-Nya. Malaikat Tuhan menghendaki mereka untuk menyaksikan peristiwa besar, yakni kelahiran Juruselamat! Betapa para gembala membiarkan hidupnya dituntun oleh Allah dan bersedia menjalani segala rencana Allah! Demikian juga Maria dan Yusuf, mereka sungguh menjalani apa yang telah diatur dan direncakan oleh Allah. Dalam peristiwa penyunatan dan pemberian nama, mereka memberi nama Yesus kepada anak mereka sesuai dengan nama yang disebut oleh malaikat sebelum Anak itu dikandung oleh Ibu-Nya. Baik para gembala dan orang tua Yesus tidak meletakkan hidup mereka pada rencana manusia belaka, tetapi pada rencana Allah.

Sikap para gembala, Maria dan Yusuf di mana membiarkan hidup mereka diatur oleh Allah hendaknya menjadi sikap kita dalam menjalani tahun 2008. Allah telah merencakan sesuatu yang indah di dalam hidup kita. Tetapi apakah kita mau berjalan sesuai dengan rencana Allah? Adakah kita melibatkan Allah di dalam hidup kita? Hanya dengan melibatkan Allah di dalam rencana hidup kita di tahun 2008, kita akan mampu menapaki tahun ini sebagai seorang peziarah yang penuh dengan iman dan harapan akan penyertaan Allah tanpa keputus-asa-an!
(bastian-wawan, cm)

Tidak ada komentar: