Sumbangan Tulisan

Terima kasih Anda telah mengunjungi blog ini. Semoga Anda terinspirasi untuk Diam Sejenak 'tuk merenungkan hidup ini.

Kirimkan renungan/refleksi/pengalaman iman Anda ke blog ini untuk ditampilkan agar pembaca terinspirasi. Anda bisa mengirimkan ke email: diamsejenak@gmail.com

kategori

Senin, 07 Januari 2008

[RENUNGAN], Senin, 7 Januari 2008

I Yoh 3:22-4:6

Barang siapa menuruti segala perintahNya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Setiap kali merayakan ekaristi atau ibadat sabda kita meng-amin-i penyertaan Tuhan. Ketika pemimpin perayaan mengatakan: “Tuhan Sertamu”, umat serempak menjawab: “Dan Sertamu Juga”. Dengan jawaban itu, berarti umat dan pemimpin, dengan kata lain Gereja, meng-amin-i bahwa Tuhan diam, hadir dalam diri kita semua. Tuhan hadir dan diam dalam seluruh hidup kita saat ini, kapanpun dan bagaimanapun keadaan kita. Apakah kita mengimani itu semua?

Bacaan pertama hari ini menegaskan: “.. inilah perintahNya itu: supaya kita percaya akan Yesus Kristus,... dan supaya kita saling mengasihi...”. (1 Yoh 3:23). Mengapa? Karena orang yang melaksanakan perintah Tuhan tersebut, ia tinggal dalam Allah dan Allah dalam dia (3:24).

Mana kala kita percaya akan Yesus Kristus dan mengasihi sesama, maka Allah tinggal dalam kita dan kita tinggal dalam Allah. Ketika Allah tinggal dalam Allah dan kita tinggal dalam Allah maka hidup kita akan diubah. Sejauh mana iman dan kasihku pada Allah dan sesama? (Fr.Gunawan.CM, guns7878@gmail.com)

Tidak ada komentar: